Kamis, 28 Juli 2011

Kalau kamu pandai, coba buat satu cerita seratus kata tapi setiap kata mesti dimulai dengan huruf ' J '.

oleh Syabab Revalation pada 28 Juli 2011 jam 1:25


Satu hari Sultan merasa sungguh "boring n bete abis",

jadi dia bertanya kepada bendahara, "

Bendahara, siapa yang paling pandai saat ini?"

"Abu Nawas" jawab Bendahara.

Sultan pun manggil Abu Nawas dan baginda bertitah : "Kalau kamu pandai, coba

buat satu cerita seratus kata tapi setiap kata mesti

dimulai dengan huruf 'J'.

Terperanjat Abu Nawas, tapi setelah berfikir, diapun

mulai bercerita:


Jeng Juminten janda judes, jelek jerawatan, jari

jempolnya jorok. Jeng juminten jajal jualan jamu jarak

jauh Jogya-Jakarta. Jamu

jagoannya: jamu jahe. "Jamu-jamuuu..., jamu jahe-jamu

jaheee...!"

Juminten jerit-jerit jajakan jamunya, jelajahi

jalanan.

Jariknya jatuh, Juminten jatuh jumpalitan. Jeng

Juminten

jerit-jerit: "Jarikku jatuh, jarikku jatuh..."

Juminten jengkel,

jualan jamunya jungkir-jungkiran, jadi jemu juga.

Juminten jumpa Jack, jejaka Jawa jomblo, juragan

jengkol, jantan,

juara judo. Jantungnya Jeng Juminten janda judes jadi

jedag-jedug.

Juminten janji jera jualan jamu, jadi julietnya Jack.

Johny justru jadi jelous Juminten jadi juliet-nya

Jack. Johny juga

jejaka jomblo, jalang, juga jangkung. Julukannya,

Johny Jago Joget.

"Jieehhh, Jack jejaka Jawa, Jum?" joke-nya Johny.

Jakunnya jadi

jungkat-jungkit jelalatan jenguk Juminten. "Jangan

jealous, John..."

jawab Juminten.

Jumat, Johny jambret, jagoannya jembatan Joglo jarinya

jawil-jawil

jerawatnya Juminten. Juminten jerit-jerit: "Jack,

Jack, Johny jahil, jawil-jawil!!!" Jack jumping-in

jalan, jembatan juga jemuran. Jack jegal Johny, Jebr

eeet..., Jack jotos Johny. Jidatnya Johny jenong, jadi

jontor juga jendol... jeleekk. "John, jangan jahilin

Juminten...!" jerit Jack. Jantungnya Johny

jedot-jedotan, "Janji,

Jack, janji... Johnny jera," jawab Johny. Jack jadikan

Johny join

jualan jajan jejer Juminten.

Jhony jadi jongosnya Jack-Juminten, jagain jongko,

jualan jus

jengkol j ajanan jurumudi jurusan Jogja-Jombang,

julukannya Jus

Jengkol Johny "Jolly-jolly Jumper." Jumpalagi,

jek........!!!


Jeringatan : Jangan joba-joba jikin jerita jayak jini

JUsah...!!!

Kematian Tragis Seorang Yang Zalim-Kisah Penggugah Jiwa

oleh Sigit Si-pa Pamungkas pada 28 Juli 2011 jam 5:36

Imam Bukhari dan Abu Daud menulis kisah Khabbab bin Arat r.a. Dia adalah salah seorang sahabat Nabi SAW yang memeluk Islam pada awal penyebarannya. Dia juga seorang hamba sahaya dari seorang perempuan zalim bernama Ummu Anmar Al-Khuza'iyyah.

Khabab sering mengunjungi Rasulullah SAW untuk menuntut ilmu agama. Akan tetapi, malang baginya, berbagai macam penderitaan dan siksaan ia terima dari majikannya setelah diketahui sering mengunjungi Rasulullah SAW.

Khabab sering dijemur di atas pasir panas di bawah teriknya matahari dengan mengenakan pakaian besi. Bukan hanya itu, ia pernah diletakkan di tempat pemanggangan hingga punggungnya terbakar dan luka itu terus membekas di punggungnya.

Tidak tahan dengan siksaan keji itu, Khabbab r.a mengadu kepada Rasulullah SAW dengan harapan beliau mau menolongnya. Khabab berkata kepada Rasulullah saw yang sedang berselimutkan kain beludru di bawah Kakbah, "Tidakkan Anda menolong kami dan berdoa untuk kami?"

Rasulullah SAW menatapnya sambil berkata, "Demi Allah, umat-umat sebelum ini menahan siksa yang lebih berat daripada siksaan yang telah kau alami. Mereka pernah dibuatkan lubang, kemudian disekap di dalamnya. Setelah itu, seseorang mendatanginya dengan membawa gergaji, meletakkan di kepalanya, lalu dengan sergaji itu membelah kepalanya menjadi dua.

Namun, semua itu tak pernah membuatnya berniat untuk meningsalkan agamanya. Seorang dari mereka ada yang pernah disisir kulitnya dengan sisir besi hingga dagingnya terkelupas dari tulang dan jaringan sarafnya. Akan tetapi, hal itu tidak membuatnya berpikir untuk meninggalkan agamanya.

Allah akan menyempurnakan agama ini, tetapi engkau tidak bersabar. Suatu hari, kelak akan tiba saatnya perempuan zalim itu (majikan Khabbab) akan berjalan sendiri dari San'a ke Hadramaut tanpa takut apa pun selain binatang buas. Namun, mengapa engkau tidak sabar?"

Ternyata Rasulullah SAW telah mengetahui azab yang akan Allah SWT timpakan terhadap majikan zalim tersebut dengan mengabarkan bahwa majikan zalim itu akan mati diterkam binatang buas. Khabab r.a memberikan kesaksiannya, "Demi Allah, apa yang dikabarkan oleh Rasulullah SAW benar! Aku melihatnya sendiri!"

Kebenaran pernyataan Rasulullah SAW tentang azab yang akan menimpa majikan yang zalim benar adanya. Bukti kebenaran itu disaksikan oleh Khabab, budak milik majikan zalim, secara langsung. Dia melihat majikannya mati diterkam binatang buas sesuai dengan apa yang dikatakan Rasulullah SAW.

2012

oleh Pengkhianatyangtelahmusnah pada 13 Juni 2011 jam 8:17

Sepersekian detik, dia kemudian berkata lagi, “Harusnya kalau mau menyalahkan, salahkan itu aparat Negara ini. Mereka kan yang bertanggungjawab atas peredaran film itu di Indonesia”

Betul juga apa yang dia katakan, pikir saya. Kalau saja semua orang di negeri ini berpikir seperti itu, maka tidak perlu risau untuk film bertema apapun. Kan mereka bisa memilah-milah dengan baik. Namun sayangnya tidak semua orang seperti itu. Kebanyakan orang-orang di negeri ini lebih mudah percaya apa yang ada di dalam film daripada tidak percayainya.

“Tahu tidak kenapa tidak ada yang bercita-cita menjadi Tuhan?” tiba-tiba saya alihkan pembicaraan.

“Hah?” kedua pemuda itu melongo, lalu tersenyum, tapi tidak menjawab, malah balik tanya, “Kenapa memang?”

“Sebab itu tidak sopan!,” jawab saya. Yang menyatakan dunia ini kiamat atau tidak, itu kan semata-mata kehendak Tuhan. Itu sudah SOPnya Tuhan selaku pencipta kiamat. Kalau sekarang, tiba-tiba, ada segolongan ilmuwan, paranormal, atau apalah yang merasa tahu kalau kiamat itu tahun 2012, maka sesungguhnya dia telah bersikap tidak sopan pada Tuhan. Dia sok tahu atas perkerjaan yang sudah jadi tugas abadi Tuhan. Padahal saya yakin, Tuhan tidak akan pernah membocorkan SOP-nya sekalipun mereka kuliah mengambil jurusan Teknologi Tuhan, agar nantinya menjadi Sarjana Tuhan.

“Hehehe…” mereka tertawa.

“Tidak seekstrim begitulah,” yang sebelah saya coba menjelaskan sesuatu “Para pakar menentukan hal tersebut sesuai dengan sains. Bukan berarti memang kiamat. Tapi bakal ada sesuatu yang terjadi”

Ramalan suku Maya tidak mengatakan kalau dunia kiamat tahun 2012. Mereka hanya bilang pada tahun segitu akan terjadi suatu bencana. Begitu katanya lagi. Itu diamini juga oleh kitab suci bangsa China I-Ching. Bahkan majalah Nature menyatakan bahwa paling tidak tigaperempat spesies di Bumi akan musnah setiap 62 sampai 65 juta tahun. Dan itu tepat di tahun 2012.

“Bukan hanya itu,” tambah dia “NASA sudah memprediksi, ada 5 kemungkinan terjadinya kiamat.” Busyet kata saya. Ini anak sepertinya dapat A terus di kampusnya.

“Yang pertama akibat tubrukan asteroid besar. Kedua, bencana iklim akibat pemanasan global. Terus ketiga, perang nuklir. Keempatnya, wabah penyakit akibat eksperimen senjata biologis. Kelima hal-hal lain yang secara statistik kemungkinannya berada dibawah 4 hal pertama”

Sumpah! Dia menjelaskan itu dengan sangat detail. Sayang saya lupa. Tapi biarlah lupa juga. Nanti tinggal cari di internet. Bisa jadi, dia juga dapat itu dari Kaskus. Atau jangan-jangan malah dia yang menulis; Pertamax, Gan!

“Segala sesuatu kalau dicari-cari dari sisi ilmiahnya pasti akan kita dapat,” kata saya “Tapi sebenarnya di dunia ini tidaklah sepasti seperti itu”

“Kenapa tidak pasti? Sains kan ilmu pasti”

“Itu kan klaim” tegas saya.

“Klaim gimana?”

“Buat saya sains itu adalah seperti kesenian”

“Kesenian?”

“Iya,” jawab saya “Matematika ilmu pasti bukan?”

“Ya”

“Kalau kata saya, bukan. Justru matematika adalah salah satu ilmu yang banyak tidak pastinya. Matematika hanya melatih kita buat taat pada kesepakatan”

”Maksudnya???”

” Satu tambah satu belum pasti dua. Mereka hanya boleh jadi “2” kalau kita sepakat sedang bicara dalam sistem bilangan persepuluhan. Kalau kita setuju mengubah kesepakatan dari bilangan persepuluhan menjadi bilangan biner yang cuma kenal “0” dan “1”, maka 1+1=0. Betul tidak?” jelas saya.

”Hehehe.. iya juga ya?” jawab yang disebelah saya. Alhamdulillah dia mengerti. Dia pintar. Tapi yang diujung sepertinya tidak mengerti. Kayaknya dulu dia sering bolos waktu pelajaran berhitung. Semoga hasil ulangannya tidak jelek.

(hal 62, 2012, Begundal Militia, 2010, Cetakan 1)

Rokok Tidak Haram???

oleh Pengkhianatyangtelahmusnah pada 25 Juli 2011 jam 4:43

Ini saya bilang bukan berarti saya kampanye mendukung fatwa haram rokok, bukan juga saya menentang itu fatwa. Buat saya, haram atau tidak haram itu adalah masalah lain. Sebab masalah rokok yang paling besar karena adanya sistem serta distribusi yang tidak berimbang. Perihal kampanye-kampanyean agar merokok jadi tidak sembarang, agar rokok dibatasi, agar ibu-ibu hamil tidak kasih racun ke janinnya, agar laki-laki tidak lemah syahwat, agar yang kanker tidak kanker, yang jantungan tidak jantungan, saya mah dukung-dukung saja. Namun dengan catatan bukan berarti saya haramkan rokok dan hisap rokok.

”Gimana sih kamu ini Dal?! Rokok itu secara medis banyak sebabkan banyak penyakit. Malah bisa mati!” itu kawan kantor saya seolah-olah saya ini perokok berat.

“Saya tahu. Saya pernah lihat posternya. Yang bahannya ada buat pesawat terbang kan?”

”Itu sudah tahu! Jadi kenapa masih kamu bolehkan”

Sebenarnya saya males menjawabnya. Ya kamu tahu kan saya bukan perokok. Rasanya tidak afdol menjawab pertanyaan itu kalau bukan perokok. Antara mau dan tidak, saya bilang saja, kalau masalah mati tidak bisa ditetapkan seenaknya. Ajal sudah ada yang atur. Klaim dengan merokok satu batang maka berkuranglah umur sekian hari, buat saya itu begitu alay. Kalau memang waktunya mati, ya mati saja.

Banyak tuh orang yang umur panjang tapi dia perokok berat. Baginya, merokok menjadikan dia lebih bersemangat dan sehat.

”Lagian kalau rokok haram karena sebabkan penyakit, harusnya banyak juga yang diharamkan” kata saya.

”Memang apalagi?”

”Pernah lihat TV yang cerita jajanan SD yang ada zat berbahaya kan?,” tanya saya ”Kayak baso, nugget, es, sirup yang pada pakai borax dan yang kayak gitu?”

”Iya pernah”

”Itu kan sebabkan penyakit juga. Harusnya haram juga dong”

”Tapi itu kan kita tidak tahu. Ga semua kayak gitu kali”

”Kalau gitu, gimana dengan junk food atau McD?”

”Mang McD kenapa?”

”Pernah liat film Supersize Me?”

”Belum. Kenapa gitu?”

”Di film itu, McD dijelaskan dengan detail bagaimana merusaknya buat kesehatan manusia”

”Masa sih?”

”Sumpah! Ga jauh beda ma rokok”

”Gitu ya?”

”MSG juga sama. Pemanis-pemanis buatan juga”

Benar gitu juga? Entahlah. Saya juga tidak tahu. Saya hanya baca. Namun kalau mencari efek-efekan, semuanya juga ada efeknya. Yang jelas, orang yang sudah menjadi tua tapi masih saja merokok memang lebih baik tidak ditiru. Hindari saja kalau kamu tidak suka. Pukuli kalau dia maling. Kuburkan kalau dia meninggal jangan dibuat sate. Sesungguhnya bangkai itu baunya tidak sedap. Dan tidak pernah ada yang jualan sate manusia.

Namun kalau dia memilih merokok di tempat sempit, sendirian disana, tidak ajak-ajak orang banyak, tidak ajak-ajak tempat umum, tidak sebabkan kebakaran, maka itu adalah pilihan dia. Tak perlu lah kita pukul. Sebab pukul adalah menunjukan waktu. Hampir mirip dengan jam. Memukul jam sama dengan merusak jam. Nanti kalau telat kamu tidak boleh masuk kelas.

(hal 94, Rokok Tidak Haram???, Begundal Militia, 2010, Cetakan 1)

SUPER HEROPUN NYERAH MEMBANTU INDONESIA MEMBERANTAS KEJAHATAN dan KORUPSI...

oleh Syabab Revalation pada 28 Juli 2011 jam 7:48

Untuk memberantas kriminalitas dan Koruptor, konon pemerintah Indonesia mengirimkan proposal kepada sejumlah superhero dari manca negara. Proposal itu berisi menawarkan kerja sama antara para superhero dan Mabes Polri untuk memerangi para penjahat yang beraksi di kota-kota besar Indonesia , khususnya Jakarta .

Siapa sangka, para superhero itu ternyata menolak ajakan kerja sama. Berikut ini adalah alasan penolakan mereka.

1. BATMAN (Bruce Wayne)
Bruce Wayne menolak ajakan kerja sama ini karena dia keberatan menanggung pajak impor Bat-Mobile ke Indonesia. “Bayangin aja, pajak mobil Impor mobil mewah yang selangit, apalagi untuk BAT-MOBIL yang secanggih itu.”

2. SPIDERMAN (Peter Parker)
Parker juga menolak dengan alasan di Indonesia hanya ada sedikit sekali gedung tinggi, yang menyulitkan dia bergelantungan dari gedung ke gedung. ” Kalaupun ada gedung tinggi, jaraknya terlalu berjauhan, belum lagi saat bergelantungan saya takut kecantol kabel listrik dan telepon.”

3. INVISIBLE GIRL (Susan Storm)
Dia menolak karena merasa minder. Kemampuan menghilang yang dimilikinya masih jauh kalah dengan kemampuan menghilang orang Indonesia. “Saya sih, hanya bisa menghilangkan diri saya sendiri. Saya kalah dibanding banyak orang di Indonesia yang bukan hanya bisa menghilangkan diri sendiri, tapi juga utang, aset-aset negara yang pernah dikuasai, serta hasil korupsi. Jadi saya minder nih.”

4. THE THING (Ben Grimm)
Menolak dengan alasan, “Di indonesia sudah banyak orang dengan kulit yang lebih tebal dari saya. Bukan hanya kebal peluru, malahan sudah kebal malu segala.”

5. HUMAN TORCH (Johnny Storm)
Dia juga menolak dengan alasan yang sama dengan anggota Fantastic 4 yang lain. ” Saya belum mulai bekerja saja sudah mendapat panggilan dari Kejagung. Saya takut dicurigai sebagai dalang terbakarnya beberapa pasar di Indonesia.”

6. THE FLASH (Barry Allen)
Sebenarnya Allen sudah mempertimbangkan untuk menerima proposal ini, tetapi setelah melakukan survei ke berbagai lembaga pemerintahan, dia akhirnya menolak. “Bayangkan aja, untuk mendapatkan KTP saja, orang Indonesia harus menunggu berhari-hari. Itu pun masih sabar. Jadi kesimpulan saya, orang Indonesia tidak memerlukan seorang superhero yang memiliki kelebihan berupa kecepatan. Kecepatan tidak ada artinya buat bangsa yang suka alon-alon asal kelakon“.

7. SUPERMAN (Clark Kent)
Sang manusia baja ini menolak dengan sopan. “Saya takut dituduh melakukan aksi pornografi/pornoaksi karena celana dalam saya kelihatan.”

8. AQUAMAN
Merasa tidak kuat setelah mencoba pekerjaan baru di Indonesia, karena “Lautnya udah tercemar, badan saya jadi gatel” Begitu pengakuannya saat dikonfirmasi.

9. WONDER WOMAN
Pada mulanya, sang peace ambassador dari Atlantea ini merasa yakin bisa membantu pemerintah Indonesia. Tetapi setelah melakukan pengamatan, dia akhirnya menolak juga dengan alasan, “Kalau saya mati di AS dalam menunaikan tugas kan masih bergengsi, dibunuh monster/villain. Tapi, kalau di Indonesia saya bisa-bisa mati sia-sia digebukin FPI gara-gara kostum saya yang super seksi ini,” katanya.

10. CAT WOMAN
Ia menolak setelah mendengar lagu Kucing Garong.

KIRIMAN dari : Tarzanningrat Tarzanningrat

Senin, 18 Juli 2011

“Berawal dari Proposal Hidup”



Ini bukan cerita, bukan pula dongeng, serta ini bukanlah khayalan ataupun cerita nyata, apapun itu, mari kita dengarkan bersama. ^_*
***
Hari ini tak seperti biasanya bagi Faza. Mengapa? Karena hari ini dia telah berhasil menjejakkan kaki di sebuah universitas negeri, di luar dari bayangan dia di masa lalu. Banyak hal baru yang dia dapatkan. Mulai dari teman baru, kehidupan baru, dan satu hal yang tak pernah dia pikirkan sebelumnya, yaitu motivasi baru.
Ada sesuatu yang menarik pada aktivitas dia kali ini. Hari ini dia mengikuti sebuah acara yang benar2 tak pernah dia ikuti sebelumnya. Di mana di acara ini ada sesuatu yang berbeda yang tak pernah dia dapatkan sebelumnya. Apakah itu? Temukan jawabannya di akhir cerita… ^_*
Motivasi demi motivasi terkait mengenali potensi diri, kemudian memahami hakikat dan fitrah diri sebagai manusia yang memiliki banyak sekali kelebihan, seakan-akan menjadi tamparan bagi dirinya. Maka, saat ditanyakan apa saja problem dalam hidup kita? Seakan dia tersentak. Mengapa? Karena dia merasa, selama ini hidupnya seakan hanya dipenuhi dengan masalah demi masalah.
Hingga saat sang motivator mengatakan bahwa kunci dari segala permasalahan itu adalah diri kita sendiri, dia menjadi bertanya-tanya, mengapa demikian?
Hal itulah yang menjadikan dirinya seakan menemukan inspirasi yang baru dalam hidupnya. Karena, sebaik apapun perencanaan kita, atau sesulit apapun masalah yang kita hadapi, semua tergantung pada diri kita, untuk menyelesaikannya ataukah berlari dari semua itu?
Sampai pada akhir acara, di mana setiap peserta dimintakan untuk menuliskan proposal hidup mereka. Dan luar biasa, dia bahkan tak pernah membayangkan selama ini akan tujuan hidup yang harusnya terangkai sedemikian rapinya. Bayangkan saja, untuk sebuah acara yang dalam hitungan jam, hari, bulan, terkadang kita mempersiapkan sebuah proposal yang matang. Lantas, bagaimana dengan kehidupan kita?
Inilah yang menjadikan dia berpikir, bahwasanya hidupnya begitu berharga untuk disia-siakan. Maka, dengan lincah tangannya menuliskan apa-apa saja yang ingin dicapai dalam perjalanan hidupnya yang begitu berarti tersebut.
***
Selang beberapa waktu dari pembuatan proposal tersebut, dia merasakan banyak hal yang berubah dalam hidupnya. Salah satunya adalah dalam hal keuangannya. Percaya tidak percaya, ini nyata. Bukan karena perkara gaib, ataupun simsalabim –sulap-. Tapi ini karena sebuah perencanaan untuk masa depan yang dia tuliskan dalam proposal hidupnya. Hingga menjadikannya memiliki step demi step untuk menaiki jenjang-jenjang perbaikan diri, terutama dalam bisnis atau karir.
Dan sebuah kunci yang kadang dilupakan oleh tiap diri, yaitu keyakinan, dan fokus pada apa yang direncanakan. Sekalipun mungkin itu sulit atau berisiko. Tapi dikarenakan hidup adalah pilihan, maka buatlah pilihan yang terbaik. Dan satu hal yang harus dipegang, yaitu jangan menunggu pada sebuah peluang, tetapi ciptakanlah peluang tersebut sekalipun itu harus melawan arus ataupun menjadikan diri kita menghadapi tantangan yang berisiko besar. Sekali lagi, karena hidup adalah pilihan.

~Faza_Ideologis~

Jumat, 24 Juni 2011

kali ini saya akan membahas tentang fiqih wanita muslimah. yang pertama yaitu Hukum berpacaran …seperti biasa saya sadur dari internet..

Istilah pacaran itu sebenarnya bukan bahasa hukum, karena pengertian dan batasannya tidak sama buat setiap orang. Dan sangat mungkin berbeda dalam setiap budaya. Karena itu kami tidak akan menggunakan istilah `pacaran` dalam masalah ini, agar tidak salah konotasi.

I. Tujuan Pacaran

Ada beragam tujuan orang berpacaran. Ada yang sekedar iseng, atau mencari teman bicara, atau lebih jauh untuk tempat mencurahkan isi hati. Dan bahkan ada juga yang memang menjadikan masa pacaran sebagai masa perkenalan dan penjajakan dalam menempuh jenjang pernikahan.

Namun tidak semua bentuk pacaran itu bertujuan kepada jenjang pernikahan. Banyak diantara pemuda dan pemudi yang lebih terdorong oleh rasa ketertarikan semata, sebab dari sisi kedewasaan, usia, kemampuan finansial dan persiapan lainnya dalam membentuk rumah tangga, mereka sangat belum siap.

Secara lebih khusus, ada yang menganggap bahwa masa pacaran itu sebagai masa penjajakan, media perkenalan sisi yang lebih dalam serta mencari kecocokan antar keduanya. Semua itu dilakukan karena nantinya mereka akan membentuk rumah tangga. Dengan tujuan itu, sebagian norma di tengah masyarakat membolehkan pacaran. Paling tidak dengan cara membiarkan pasangan yang sedang pacaran itu melakukan aktifitasnya. Maka istilah apel malam minggu menjadi fenomena yang wajar dan dianggap sebagai bagian dari aktifitas yang normal.

II. Apa Yang Dilakukan Saat Pacaran ?

Lepas dari tujuan, secara umum pada saat berpacaran banyak terjadi hal-hal yang diluar dugaan. Bahkan beberapa penelitian menyebutkan bahwa aktifitas pacaran pelajar dan mahasiswa sekarang ini cenderung sampai kepada level yang sangat jauh. Bukan sekedar kencan, jalan-jalan dan berduaan, tetapi data menunjukkan bahwa ciuman, rabaan anggota tubuh dan bersetubuh secara langsung sudah merupakan hal yang biasa terjadi.

Sehingga kita juga sering mendengar istilah “chek-in”, yang awalnya adalah istilah dalam dunia perhotelan untuk menginap. Namun tidak sedikit hotel yang pada hari ini berali berfungsi sebagai tempat untuk berzina pasangan pelajar dan mahasiswa, juga pasanga-pasangan tidak syah lainnya. Bahkan hal ini sudah menjadi bagian dari lahan pemasukan tersendiri buat beberapa hotel dengan memberi kesempatan chek-in secara short time, yaitu kamar yang disewakan secara jam-jaman untuk ruangan berzina bagi para pasangan di luar nikah.

Pihak pengelola hotel sama sekali tidak mempedulikan apakah pasangan yang melakukan chek-in itu suami istri atau bulan, sebab hal itu dianggap sebagai hak asasi setiap orang.

Selain di hotel, aktifitas percumbuan dan hubungan seksual di luar nikah juga sering dilakukan di dalam rumah sendiri, yaitu memanfaatkan kesibukan kedua orang tua. Maka para pelajar dan mahasiswa bisa lebih bebas melakukan hubungan seksual di luar nikah di dalam rumah mereka sendiri tanpa kecurigaan, pengawasan dan perhatian dari anggota keluarga lainnya.

Data menunjukkan bahwa seks di luar nikah itu sudah dilakukan bukan hanya oleh pasangan mahasiswa dan orang dewasa, namun anak-anak pelajar menengah atas (SLTA) dan menengah pertama (SLTP) juga terbiasa melakukannya. Pola budaya yang permisif (serba boleh) telah menjadikan hubungan pacaran sebagai legalisasi kesempatan berzina. Dan terbukti dengan maraknya kasus `hamil di luar nikah` dan aborsi ilegal.

Fakta dan data lebih jujur berbicara kepada kita ketimbang apologi. Maka jelaslah bahwa praktek pacaran pelajar dan mahasiswa sangat rentan dengan perilaku zina yang oleh sistem hukum di negeri ini sama sekali tidak dilarang. Sebab buat sistem hukum sekuluer warisan penjajah, zina adalah hak asasi yang harus dilindungi. Sepasang pelajar atau mahasiswa yang berzina, tidak bisa dituntut secara hukum. Bahkan bila seks bebas itu menghasilkan hukuman dari Allah berupa AIDS, para pelakunya justru akan diberi simpati.

III. Pacaran Dalam Pandangan Islam

a. Islam Mengakui Rasa CintaIslam mengakui adanya rasa cinta yang ada dalam diri manusia. Ketika seseorang memiliki rasa cinta, maka hal itu adalah anugerah Yang Kuasa. Termasuk rasa cinta kepada wanita (lawan jenis) dan lain-lainnya.

`Dijadikan indah pada manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik .`(QS. Ali Imran :14).Khusus kepada wanita, Islam menganjurkan untuk mewujudkan rasa cinta itu dengan perlakuan yang baik, bijaksana, jujur, ramah dan yang paling penting dari semua itu adalah penuh dengan tanggung-jawab. Sehingga bila seseorang mencintai wanita, maka menjadi kewajibannya untuk memperlakukannya dengan cara yang paling baik.

Rasulullah SAW bersabda,`Orang yang paling baik diantara kamu adalah orang yang paling baik terhadap pasangannya (istrinya). Dan aku adalah orang yang paling baik terhadap istriku`.

b. Cinta Kepada Lain Jenis Hanya Ada Dalam Wujud Ikatan Formal

Namun dalam konsep Islam, cinta kepada lain jenis itu hanya dibenarkan manakala ikatan di antara mereka berdua sudah jelas. Sebelum adanya ikatan itu, maka pada hakikatnya bukan sebuah cinta, melainkan nafsu syahwat dan ketertarikan sesaat.

Sebab cinta dalam pandangan Islam adalah sebuah tanggung jawab yang tidak mungkin sekedar diucapkan atau digoreskan di atas kertas surat cinta belaka. Atau janji muluk-muluk lewat SMS, chatting dan sejenisnya. Tapi cinta sejati haruslah berbentuk ikrar dan pernyataan tanggung-jawab yang disaksikan oleh orang banyak.

Bahkan lebih `keren`nya, ucapan janji itu tidaklah ditujukan kepada pasangan, melainkan kepada ayah kandung wanita itu. Maka seorang laki-laki yang bertanggung-jawab akan berikrar dan melakukan ikatan untuk menjadikan wanita itu sebagai orang yang menjadi pendamping hidupnya, mencukupi seluruh kebutuhan hidupnya dan menjadi `pelindung` dan `pengayomnya`. Bahkan `mengambil alih` kepemimpinannya dari bahu sang ayah ke atas bahunya.

Dengan ikatan itu, jadilah seorang laki-laki itu `laki-laki sejati`. Karena dia telah menjadi suami dari seorang wanita. Dan hanya ikatan inilah yang bisa memastikan apakah seorang laki-laki itu betul serorang gentlemen atau sekedar kelas laki-laki iseng tanpa nyali. Beraninya hanya menikmati sensasi seksual, tapi tidak siap menjadi “the real man”.

Dalam Islam, hanya hubungan suami istri sajalah yang membolehkan terjadinya kontak-kontak yang mengarah kepada birahi. Baik itu sentuhan, pegangan, cium dan juga seks. Sedangkan di luar nikah, Islam tidak pernah membenarkan semua itu. Akhlaq ini sebenarnya bukan hanya monopoli agama Islam saja, tapi hampir semua agama mengharamkan perzinaan. Apalagi agama Kristen yang dulunya adalah agama Islam juga, namun karena terjadi penyimpangan besar sampai masalah sendi yang paling pokok, akhirnya tidak pernah terdengar kejelasan agama ini mengharamkan zina dan perbuatan yang menyerampet kesana.

Sedangkan pemandangan yang kita lihat dimana ada orang Islam yang melakukan praktek pacaran dengan pegang-pegangan, ini menunjukkan bahwa umumnya manusia memang telah terlalu jauh dari agama. Karena praktek itu bukan hanya terjadi pada masyarakat Islam yang nota bene masih sangat kental dengan keaslian agamanya, tapi masyakat dunia ini memang benar-benar telah dilanda degradasi agama.

Barat yang mayoritas nasrani justru merupakan sumber dari hedonisme dan permisifisme ini. Sehingga kalau pemandangan buruk itu terjadi juga pada sebagian pemuda-pemudi Islam, tentu kita tidak melihat dari satu sudut pandang saja. Tapi lihatlah bahwa kemerosotan moral ini juga terjadi pada agama lain, bahkan justru lebih parah.

c. Pacaran Bukan Cinta

Melihat kecenderungan aktifitas pasangan muda yang berpacaran, sesungguhnya sangat sulit untuk mengatakan bahwa pacaran itu adalah media untuk saling mencinta satu sama lain. Sebab sebuah cinta sejati tidak berbentuk sebuah perkenalan singkat, misalnya dengan bertemu di suatu kesempatan tertentu lalu saling bertelepon, tukar menukar SMS, chatting dan diteruskan dengan janji bertemu langsung. Semua bentuk aktifitas itu sebenarnya bukanlah aktifitas cinta, sebab yang terjadi adalah kencan dan bersenang-senang. Sama sekali tidak ada ikatan formal yang resmi dan diakui. Juga tidak ada ikatan tanggung-jawab antara mereka. Bahkan tidak ada kepastian tentang kesetiaan dan seterusnya.

Padahal cinta itu adalah memiliki, tanggung-jawab, ikatan syah dan sebuah harga kesetiaan. Dalam format pacaran, semua instrumen itu tidak terdapat, sehingga jelas sekali bahwa pacaran itu sangat berbeda dengan cinta.

d. Pacaran Bukanlah Penjajakan / Perkenalan

Bahkan kalau pun pacaran itu dianggap sebagai sarana untuk saling melakukan penjajakan, atau perkenalan atau mencari titik temu antara kedua calon suami istri, bukanlah anggapan yang benar. Sebab penjajagan itu tidak adil dan kurang memberikan gambaran sesungguhnya atas data yang diperlukan dalam sebuah persiapan pernikahan.

Dalam format mencari pasangan hidup, Islam telah memberikan panduan yang jelas tentang apa saja yang perlu diperhitungkan. Misalnya sabda Rasulullah SAW tentang 4 kriteria yang terkenal itu.

Dari Abi Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW berdabda,`Wanita itu dinikahi karena 4 hal : [1] hartanya, [2] keturunannya, [3] kecantikannya dan [4] agamanya. Maka perhatikanlah agamanya kamu akan selamat. (HR. Bukhari Kitabun Nikah Bab Al-Akfa` fiddin nomor 4700, Muslim Kitabur-Radha` Bab Istihbabu Nikah zatid-diin nomor 2661)

Selain keempat kriteria itu, Islam membenarkan bila ketika seorang memilih pasangan hidup untuk mengetahui hal-hal yang tersembunyi yang tidak mungkin diceritakan langsung oleh yang bersangkutan. Maka dalam masalah ini, peran orang tua atau pihak keluarga menjadi sangat penting.

Inilah proses yang dikenal dalam Islam sebagai ta`aruf. Jauh lebih bermanfaat dan objektif ketimbang kencan berduaan. Sebab kecenderungan pasangan yang sedang kencan adalah menampilkan sisi-sisi terbaiknya saja. Terbukti dengan mereka mengenakan pakaian yang terbaik, bermake-up, berparfum dan mencari tempat-tempat yang indah dalam kencan. Padahal nantinya dalam berumah tangga tidak lagi demikian kondisinya.

Istri tidak selalu dalam kondisi bermake-up, tidak setiap saat berbusana terbaik dan juga lebih sering bertemu dengan suaminya dalam keadaan tanpa parfum dan acak-acakan. Bahkan rumah yang mereka tempati itu bukanlah tempat-tempat indah mereka dulu kunjungi sebelumnya. Setelah menikah mereka akan menjalani hari-hari biasa yang kondisinya jauh dari suasana romantis saat pacaran.

Maka kesan indah saat pacaran itu tidak akan ada terus menerus di dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan demikian, pacaran bukanlah sebuah penjajakan yang jujur, sebaliknya bisa dikatakan sebuah penyesatan dan pengelabuhan.Dan tidak heran bila kita dapati pasangan yang cukup lama berpacaran, namun segera mengurus perceraian belum lama setelah pernikahan terjadi. Padahal mereka pacaran bertahun-tahun dan membina rumah tangga dalam hitungan hari. Pacaran bukanlah perkenalan melainkan ajang kencan saja.

Semoga ni menjadi renungan untuk ukhty semua…

Opening Faza's Blog

Assalamu'alaikum!
~Ahlan wa sahlan~

Apa Kabarnya Hari ini?
"Alhamdulillah, Selalu Mencerahkan, Luar Biasa Sukses!"

~Allahu Akbar~